20160612-202424_65Guna memaksimalkan kunjungan wisatawan asing terutama dari China, Kementrian Pariwisata Indonesia bekerjasama dengan Konsulat Jendral RI di Sabah Malaysia mengajak travel agen dan tour operator melakukan famtrip ke Jawa Timur.

Kasi Pengenalan Perjalan Wisata Umum Asdep Asteng Kementrian Pariwisata, Andriyatna Rubenta mengatakan program famtrip yang digagas Kementriannya adalah bisa membidik wisatwan asal China melalui travel agen atau biro perjalanan dari Kinabalu Sabah Malaysia, kendati persoalan transportasi terutama penerbangan yang langsung ke Surabaya masih menjadi kendala terbesar.

“Travel agen dari Sabah ini market terbesar mereka dari China, nah kenapa tidak jika kita bisa tawarkan peluang ke mereka, jadi tidak hanya mengenal Sabah tetapi kita berharap para travel agen ini bisa membawa mereka ke Indonesia khususnya Surabaya dan Jawa Timur. Sabah saat ini sudah menjadi destinasi terbesar masyarakat China, kenapa tidak jika peluang itu kita manfaatkan dengan lebih mengenalkan destinasi diluar yang selama ini mereka kenal seperti Jakarta, Bandung dan Bali,” kata Andriyatna Rubenta di Surabaya, Minggu (12/6/16).

Diakui Rubenta, meski dalam acara famtrip ini hanya diikuti oleh 15 travel agen, 7 media dari Sabah, pihak Kementrian Pariwisata berharap tingkat kunjungan wisman dari China bisa lebih besar lagi,”Dengan menggandeng PHRI Jatim, Asita Jatim Surabaya, Kementria Pariwisata berharap momen seperti ini bisa lebih menguntungkan bagi kedua belah pihak, sebab para pelaku wisata ini didatangkan langsung dari Sabah Malaysia.” tegasnya

Target Business Matching Famtrip Travel Agen lanjut Rubenta, adalah travel agen, tour operator dan media dari Sabah tahu terlebih dulu tentang Jawa Timur kemudian mengerti dan memahami paket paket wisata yang ditawarkan oleh travel agen dari Jawa Timur,”Kalau kita bicara masalah angka kita berharap dalam satu atau dua tahun bahkan kalau bisa tahun ini jika formulasi diskusi mereka menemukan solusi bisnis yang baik untuk kedua belah pihak, saya yakin kedepan akan lebih banyak lagi wisatawan dari China datang ke Jawa Timur.”tuturnya.

Hendro Retno Wulan Konsul Jendral RI untuk Sabah Malaysia menambahkan, peluang bisa mendatangkan wisatawan mancanegara terutama dari China tidak terlepas adanya budaya dari perusahaan perusahaan di China yang memberikan ‘reward’ liburan kepada pekerjanya,”Bila kita bisa menggaet mereka melalui travel agen dari Sabah kenapa tidak, sebab famtrip kedua di Surabaya dan Malang yang punya peluang wisata dan bisnis, karena di Jawa Timur banyak berdiri pabrik pabrik besar, ini yang akan menarik invenstor investor dari China.” ujar Wulan

Sementara Dato’ Seri Winston Liaw K.S chairman Sabah Association Of Tour And Travel Agent (Satta) berharap pihaknya bisa bekerjasama dengan maskapai penerbangan terutama untuk sewa pesawat sehingga akan lebih memudahkan memenuhi dan melayani wisatawan lebih cepat tanpa menggantungkan jadwal penerbangan yang tidak bisa dipergunakan sewaktu waktu. Famtrip travel agen, media dari Sabah dijadwalkan akan mengujungi heritage kota Surabaya, kemudian diteruskan ke tempat wisata Batu Malang dan diakhiri ke gunung Bromo.(win8)